Puisi Hari Ibu Terbaru Spesial 22 Desember 2017

Puisi Hari Ibu Terbaru Spesial 22 Desember

Puisi Hari Ibu Terbaru Spesial 22 Desember 2017. Kata jangan dianggap sepele karena kata-kata membuat orang memiliki energi dan mampu bangkit menerjang halangan. Puisi yang dirangkai dengan pilihan kata yang tepat untuk hari ibu terbaru mampu menghujani sanubari akan memori indah bersama sang ibu saat masih bersamanya.

Puisi hari ibu terbaru untuk 22 Desember nanti benar-benar akan membuat Anda berkomunikasi dari dalam diri. Tak jarang setiap orang lupa keberadaan ibunya karena kesibukan, pekerjaan, permasalahan, dan hempitan kehidupan.

Puisi hari ibu terbaru merupakan rangkaian kata-kata indah menusuk hati nurani ketika ego telah menggesernya ke pinggir lupa. Wajah ibu, canda ibu, nasehat ibu yang lama terpinggirkan dan terlupakan dalam benak akan kembali muncul dan tak jarang air mata tiba-tiba meneres tanpa henti.

Puisi Hari Ibu Terbaru Spesial 22 Desember

Berikut puisi puisi terbaru Hari Ibu spesial untuk 22 Desember untuk Sobat pembaca semua.

Puisi Hari Ibu Terbaru Spesial 22 Desember tAHUN iNI

Puisi Hari Ibu, Saat Aku Ngompol

Oleh: Joko Wiyono

 

Gelap sudah hadir kembali

Menyelimuti malamku

Berbaring pulas saat letih jasadku

Di samping sosok suci cintanya

 

Tak terasa belaian itu kembali menguat dalam benakku

Saat dimana wanita itu hadir malam

Di sebelahku, melihatku, memelukku, dan mengusir nyamuk nakal

Kini itu tak bisa kembali

 

Tiga jam terlelap aku bangun

Membuyarkan mimpi mereka

Rasa hangat khas menyelimuti tubuhku bagian bawah

Teriakan keras ku lantunkan di dekat telinganya

 

Sungguh Tuhan maha adil

Sosok perempuan ikhlas itu sontak terbangun

Ia berani meninggalkan lelap tidurnya

Walau letih siangnya tak pernah terbalas hilang

 

Seketika popok putih kain hadir dengan cepat

Diambil dari meja penuh minyak bayi

Ia sigap menenangkanku dari rasa tak nyaman

Setengah matanya sayup terkunci berat terbuka

 

Tapi hati selalu menggerakkan jari-jari lembutnya

Kain anyar itu menyelimutiku

Mengusir yang lama bekas ompolku

Tertidur kembali aku di dekatnya

 


Tak lama lagi tangisanku kedua menggema

Membuat sang “malaikat” ku terbangun kembali

Ohhhh..ternyata ASI dalam perutku habis

Haus menggelayut terbayar lunas oleh sang “malaikat”

 

Kenyang sudah tubuhku

Pulas kembali bobokku

Aku tak nyaman ASI itu kembali harus berproses

Dan ompolku kembali hadir

Ohhh…malaikatku kembali menemuiku

 

Wahai “malaikat” ku kapan kau akan bosan

Sudah 3 x kau ku ganggu dari lelapmu

Bahkan ada lebih dari itu kau selalu sabar tanpa mencela diriku

 

Paginya luberan ompolku membasai semua di sekitarnya

Ia harus menggantikan dengan yang baru

 

“Malaikat” ku ternyata engkau bernama IBU

Kini aku sadar tiada terbalas oleh apapun jasamu

Maafkan anakmu yang telah lama melupakan memori itu

 

Pelukkan aku walau hanya dengan bayangmu

Dekaplah aku saat mimpi bersamamu

Bisiki aku lagi dengan cerita kecilku

Ibuuuu….aku kangen masa itu…….

Ibu…maafkan aku….

Baca Juga:

Ada juga ulasan terkait apa itu puisi dan jenisnya. Nikmati puisi hari ibu terbaru tersebut dalam rangka memperingati hari ibu setiap 22 Desember. Lihat Juga: Kata-kata Bijak Hari Ibu Paling Anyar dari Gingsul.com.

Advertisements



Loading...